Kebun Tebu di Kajen Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah Sisa Panen

KABAR UMUM 13 Jul 2026 11:20 2 min read 34 views By M. Saifudin

Share berita ini

Kebun Tebu di Kajen Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah Sisa Panen
Tiga lahan tebu milik warga terdampak setelah api diduga merembet dari pembakaran sampah sisa panen.

KAJEN, PROBER.MY.ID – Kebakaran melanda areal perkebunan tebu di Dukuh Krajan, Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (12/7/2026) sore. Sedikitnya tiga lahan tebu milik warga terdampak setelah api diduga merembet dari pembakaran sampah sisa panen.

 

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Kajen bersama petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke area perkebunan lainnya.

 

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah tanaman tebu milik warga hangus terbakar sehingga menimbulkan kerugian materiil.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga bermula saat Sukirno (65), pemilik salah satu lahan, membakar tumpukan daun dan batang tebu kering hasil pembersihan sisa panen. Setelah mengira api telah padam, ia meninggalkan lokasi.

 

Diduga masih terdapat bara api yang kemudian tertiup angin hingga merembet ke lahan tebu milik Sugiri (65), Mojo (70), dan Rasidi (65), sehingga memicu kebakaran yang meluas.

 

Kapolsek Kajen, Iptu Teguh Subiyantoro, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi, membantu proses pemadaman bersama petugas terkait, sekaligus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

 

"Begitu menerima laporan, personel kami segera menuju lokasi bersama unsur terkait untuk membantu proses pemadaman sekaligus melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api pembakaran sampah sisa panen tebu yang merembet ke lahan di sekitarnya. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah atau sisa tanaman, terutama pada musim kemarau, sehingga kejadian serupa tidak terulang," ujar Iptu Teguh.

 

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan lokasi pembakaran sebelum api benar-benar padam. Memastikan tidak ada bara api yang tersisa merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun permukiman, khususnya di musim kemarau.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles