Penemuan Jenazah di Sungai Pengairan Sidomulyo Gegerkan Warga, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

POLITIK & HUKUM 13 Jul 2026 13:02 2 min read 39 views By M. Saifudin

Share berita ini

Penemuan Jenazah di Sungai Pengairan Sidomulyo Gegerkan Warga, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Kabupaten Pekalongan digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang meninggal dunia di aliran sungai pengairan Sidomulyo.

 

PEKALONGAN | PROBER.MY.ID – Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang meninggal dunia di aliran sungai pengairan Sidomulyo, Senin (13/7/2026) pagi.

 

Korban diketahui bernama Waryadi (57), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi.

 

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Kesesi bersama anggota Samapta Polres Pekalongan dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan para saksi.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang hendak mencuci pakaian di sungai. Saksi melihat benda mengapung sekitar 10 meter dari posisinya. Setelah didekati, benda tersebut ternyata merupakan tubuh seorang laki-laki.

 

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Temuan itu segera dilaporkan kepada Ketua RT, diteruskan kepada Kepala Desa Sidomulyo, hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Kesesi.

 

Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan dalam posisi telungkup di tepi sungai. Petugas juga menemukan sepasang sandal jepit berwarna kuning yang diduga milik korban, berjarak sekitar 20 meter dari lokasi penemuan jenazah.

 

Dari pemeriksaan luar, korban masih mengenakan pakaian lengkap berupa baju batik dan sarung. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

Keterangan keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban berada di sekitar sungai sehingga korban kehilangan kesadaran, terjatuh ke aliran air, kemudian tenggelam dan hanyut hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

 

Sejumlah warga juga mengungkapkan bahwa sekitar pukul 03.00 WIB korban sempat singgah di pos ronda dan meminta sebatang rokok sebelum melanjutkan perjalanan.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, S.H mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan untuk memastikan penyebab kematian korban.

 

"Hasil pemeriksaan di lokasi maupun pemeriksaan fisik luar terhadap korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut kambuh hingga terjatuh ke sungai dan tenggelam. Dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa ini," ujar Ipda Warsito.

 

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles